Trofi Boleh Berpindah, Semangat Persatuan Warga Tongowai Harus Tetap Menyala

TIDORE, NusaPena — Malam penutupan Tongowai Futsal Championship 2026 bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara.

Ketika RT 07A FC mengangkat trofi setelah menaklukkan Gamtina FC dari RT 006 dengan skor 4-2, ada pesan yang jauh lebih besar yang tersisa dari turnamen tersebut, yakni semangat kebersamaan warga Kelurahan Tongowai, Kecamatan Tidore Selatan.

Selama hampir satu bulan, lapangan futsal menjadi ruang pertemuan warga. Anak-anak, pemuda hingga masyarakat dari berbagai RT berkumpul, bertanding, saling mendukung dan merawat silaturahmi.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 15 Agustus hingga 9 September 2026 itu akhirnya ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, di Lapangan Futsal Kelurahan Tongowai, Rabu (9/9/2026) malam.

Bagi Ahmad Laiman, nilai utama dari kegiatan tersebut bukan hanya kemenangan di papan skor. Lebih dari itu, olahraga menjadi salah satu cara mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif sekaligus membentuk karakter generasi muda.

“Dengan olahraga dapat membangun karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, percaya diri, dan mampu bekerja sama,” katanya.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan trofi sebagai satu-satunya tujuan.

Menurutnya, setiap pertandingan harus menjadi proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan, membangun mental juara dan menjaga sportivitas.

“Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi jadikan olahraga sebagai jalan untuk membangun persahabatan dan persatuan,” pesan Wawali Tidore.

Ahmad Laiman juga menyampaikan selamat kepada RT 07A FC yang berhasil keluar sebagai juara. Namun, bagi tim yang belum meraih kemenangan, ia meminta agar tetap bangga karena telah menjadi bagian dari suksesnya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada tim yang berhasil menjadi juara, teruslah berprestasi. Kepada tim yang belum berhasil, tetaplah bangga karena telah memberikan penampilan terbaik dan menjadi bagian dari kesuksesan kegiatan ini,” ujarnya.

Semangat persatuan itu juga menjadi ruh utama Tongowai Futsal Championship 2026.

Ketua Panitia, M. Taufan, mengatakan kegiatan tersebut sejak awal tidak hanya diarahkan untuk mencari tim terbaik, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat hubungan dan menciptakan suasana kampung yang lebih hidup.

“Kegiatan ini adalah awal yang baru untuk menciptakan suasana kampung lebih saling menjaga silaturahmi sekaligus menjadikan kegiatan ini dalam menuju perubahan, merawat generasi dengan sportivitas,” kata Taufan.

Menariknya, semangat kebersamaan tidak hanya dibangun melalui pertandingan futsal.

Panitia juga menggelar lomba kebersihan antar-RT. Dengan begitu, kompetisi tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga mendorong warga menjaga lingkungan masing-masing.

Taufan berharap semangat tersebut tidak berhenti setelah pertandingan terakhir selesai.

Ia meminta dukungan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, Kecamatan Tidore Selatan dan Kelurahan Tongowai agar kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun.

Bahkan, Taufan berharap Tongowai Futsal Championship ke depan dapat berkembang menjadi agenda futsal tahunan yang melibatkan seluruh kelurahan di Kota Tidore Kepulauan.

“Kami hanya mohon dukungan dari Pemerintah Daerah Kota Tidore, pihak Kecamatan Tidore Selatan dan Kelurahan Tongowai agar dapat mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di kemudian hari,” harapnya.

Yang membuat turnamen ini memiliki makna lebih adalah keterlibatan generasi muda sejak usia dini.

Selain kategori perempuan dan laki-laki, panitia juga mempertandingkan kategori anak SD dan SMP. Ruang tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan atmosfer kompetisi sekaligus belajar tentang kerja sama dan sportivitas.

Untuk kategori umum, RT 07A FC menjadi juara pertama, Gamtina FC dari RT 006 juara II, dan RT 007B juara III.

Pada kategori anak SD, Tagorefa JR dari RT 001 keluar sebagai juara I, Ciriliyati JR dari RT 006 juara II dan Gambuku JR dari RT 004 juara III.

Sedangkan kategori anak SMP dimenangkan Mars Band JR dari RT 003. Ciriliyati JR dari RT 006 berada di posisi kedua dan Goya JR dari RT 002 di posisi ketiga.

Sementara lomba kebersihan antar-RT berdasarkan Surat Keputusan Panitia Nomor 01/PAN-PEL/IX/2026 menetapkan RT 006 sebagai juara I, RT 002 juara II dan RT 001 juara III. Juara harapan I diraih RT 003, RT 004 dan RT 005.

Ahmad Laiman pun mengajak masyarakat menjadikan kegiatan positif semacam ini sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan, keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat, mari kita terus menjaga semangat kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta bersama-sama mendukung berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing,” ajaknya mengakhiri. (los)

Trofi boleh berpindah. Juara boleh berganti. Tetapi semangat persatuan warga Tongowai harus tetap menyala.

Komentar