LABUHA, NusaPena – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk memberangkatkan 20 orang jamaah umrah pada November 2026.
Program tersebut merupakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Halsel di bawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Halsel, Suhdan Kasuba, mengatakan anggaran sebesar Rp1 miliar tersebut disiapkan untuk membiayai seluruh kebutuhan keberangkatan 20 jamaah.
Menurut Suhdan, jamaah yang diberangkatkan berasal dari kalangan imam, badan sarah, tokoh masyarakat, serta salah satu perintis logo Saruma.
“Sebanyak 20 orang, mereka para imam, badan sarah, tokoh masyarakat, dan juga salah satu penggagas logo Saruma. Pak Bupati Bassam Kasuba memberikan dia penghargaan jadi diberangkatkan umrah,” kata Suhdan kepada wartawan di Gedung DPRD Halsel, Senin (28/9/2026).
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah hanya dapat memberangkatkan 20 orang dalam program umrah tahun ini.
“Anggaran terbatas jadi hanya 20 orang saja. Rencananya dari travel itu 3 November ini sudah bisa diberangkatkan dari Halmahera Selatan. Mudah-mudahan tidak ada perubahan,” ujarnya.
Suhdan memastikan, anggaran Rp1 miliar tersebut telah mencakup berbagai kebutuhan jamaah, mulai dari biaya keberangkatan, paspor, seragam hingga kebutuhan administrasi lainnya.
“Sudah semua itu, mereka tinggal berangkat saja karena semua biaya administrasi sudah ditangani pemerintah daerah,” tandasnya.
Dengan demikian, pemerintah daerah memastikan 20 jamaah yang masuk dalam program tersebut tidak lagi dibebani biaya administrasi terkait keberangkatan umrah karena seluruh kebutuhan telah dianggarkan melalui program Kesra. (len)


Komentar