LABUHA, NusaPena – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, mengingatkan generasi muda agar tidak berhenti belajar hanya setelah mengantongi ijazah atau sertifikat kelulusan.
Menurut Helmi, dunia kerja yang terus berubah membutuhkan anak muda dengan kemampuan yang lebih luas. Selain keterampilan teknologi, penguasaan bahasa asing menjadi salah satu bekal penting untuk membuka peluang yang lebih besar.
Hal itu disampaikan Helmi saat menghadiri wisuda LPK Bina Mandiri Labuha, Kamis (3/9/2026).
Helmi mengatakan, kelulusan seharusnya menjadi awal bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan tidak hanya tersimpan dalam sertifikat, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan dan dunia kerja.
“Pesan saya kepada seluruh peserta wisuda agar menjadikan kelulusan ini bukan sebagai akhir dari proses belajar, melainkan sebagai awal untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kompetensi, dan berani mengambil peluang,” kata Helmi.
Ia menilai, perkembangan ekonomi, investasi, perdagangan, pariwisata, dan dunia usaha membuat persaingan kerja semakin terbuka. Kondisi tersebut menuntut generasi muda Halsel memiliki kompetensi yang mampu menjawab kebutuhan zaman.
Salah satu yang ditekankan Helmi adalah kemampuan berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris dan Mandarin.
“Kemampuan berbahasa asing tidak hanya menjadi nilai tambah, tetapi dapat menjadi salah satu modal utama bagi generasi muda Halmahera Selatan untuk memperluas kesempatan kerja, membangun jejaring, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Helmi berharap lembaga pendidikan dan pelatihan di Halsel tidak hanya berfokus pada keterampilan komputer dan teknologi informasi. Ke depan, kemampuan digital dapat dipadukan dengan penguasaan bahasa asing sehingga lulusan memiliki kompetensi yang lebih lengkap.
Baginya, anak muda Halsel harus mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Sebab, peluang kerja dan investasi yang datang ke daerah akan membutuhkan sumber daya manusia lokal yang siap, terampil, dan mampu beradaptasi.
Politisi NasDem itu juga mendorong para lulusan untuk tidak selalu berpikir bahwa masa depan hanya ditentukan oleh menjadi seorang pekerja.
Ilmu dan keterampilan yang dimiliki, kata dia, dapat menjadi modal untuk berwirausaha, membuka lapangan kerja, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, lanjut Helmi, akan terus mendorong pengembangan pendidikan vokasi, keterampilan digital, dan penguasaan bahasa asing sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Semoga ini menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik serta memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan Kabupaten Halmahera Selatan,” pungkasnya. (len)


Komentar