Lantik IWAPI, Wawali Nasri Dorong Perkuat Ekonomi Daerah

Ternate8 Dilihat

TERNATE, NusaPena — Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) memperkuat peran perempuan pengusaha sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Dorongan itu disampaikan Nasri saat mengukuhkan jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) IWAPI Kota Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Timur dan Kepulauan Sula, Kamis (24/9/2026), di Aula Kantor Wali Kota Ternate.

Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD IWAPI Maluku Utara yang dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Rakerda menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja IWAPI ke depan.

Nasri yang juga menjabat Dewan Pembina DPC IWAPI Kota Ternate menegaskan, kepengurusan baru harus mampu menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, IWAPI memiliki posisi strategis dalam pemberdayaan perempuan sekaligus pengembangan potensi ekonomi daerah. Karena itu, program kerja organisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan internal dan seremonial.

“IWAPI harus mampu mengambil peran dalam memperkuat ekonomi daerah. Program kerja jangan hanya bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata,” tegas Nasri.

Ia mendorong IWAPI memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses pasar serta pemberdayaan perempuan.

Nasri juga menilai Maluku Utara memiliki beragam potensi lokal yang dapat dikembangkan oleh perempuan pengusaha. Di antaranya sektor pariwisata, industri kreatif, perdagangan, pertanian, perikanan hingga ekonomi digital.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi juga penting untuk memperluas pemasaran produk lokal. IWAPI diharapkan dapat mendorong para anggotanya memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk ke pasar yang lebih luas.

“Perempuan pengusaha harus terus didorong agar mampu berkembang, memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing usahanya,” ujarnya.

Melalui Rakerda tersebut, Nasri berharap IWAPI mampu menyusun program kerja yang terukur, berkelanjutan dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan ekonomi daerah.

Ia juga mendorong penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan agar IWAPI tidak hanya terkonsentrasi di tingkat kabupaten dan kota, tetapi dapat menjangkau pelaku usaha perempuan hingga tingkat akar rumput.

Dengan kepengurusan baru tersebut, IWAPI diharapkan tidak sekadar menjadi wadah organisasi perempuan pengusaha, tetapi mampu tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah dan membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan. (srm)

Komentar