Sekolah Adat Dodara Bawa Budaya Tidore Masuk Sekolah, Siapkan Sehari Mengabdi #3

Tidore Kepulauan269 Dilihat

TIDORE, NusaPena – Upaya mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda terus dilakukan Komunitas Sosial Sekolah Adat Dodara.

Kali ini, Sekolah Adat Dodara menyasar SMP Negeri 17 Kota Tidore Kepulauan di Desa Maitara Utara, Kecamatan Tidore Utara, sebagai lokasi pelaksanaan program Sehari Mengabdi #3.

Sebagai langkah awal, tim Sekolah Adat Dodara melakukan survei lokasi sekaligus berkoordinasi dengan pihak sekolah, Sabtu (26/9/2026). Survei dilakukan untuk mematangkan waktu pelaksanaan, program yang akan dijalankan hingga teknis kegiatan.

Namun, lebih dari sekadar kegiatan pengabdian, program ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk kembali mengenal akar budayanya sendiri.

Sekretaris Sekolah Adat Dodara, M. Yusril Syafar, mengatakan budaya Tidore menjadi salah satu pijakan utama dalam setiap kegiatan pengabdian yang dilakukan komunitas tersebut.

Karena itu, pihaknya perlu mengetahui kondisi sekolah, jumlah siswa, sekaligus sejauh mana pemahaman mereka terhadap budaya lokal.

“Kami juga ingin memperoleh gambaran terkait kondisi sekolah, jumlah siswa, serta sejauh mana pemahaman mereka terhadap budaya lokal, khususnya budaya Tidore yang juga merupakan pijakan utama Sekolah Adat Dodara dalam setiap kegiatan pengabdian,” jelas Yusril.

Menurutnya, hasil survei tersebut akan menjadi dasar dalam menyesuaikan materi dan program yang akan diberikan kepada para siswa.

“Informasi ini menjadi bahan bagi kami untuk menyesuaikan program agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar relevan dan memberikan manfaat bagi para siswa,” katanya.

Bagi Sekolah Adat Dodara, pengenalan budaya tidak cukup hanya melalui cerita atau pengetahuan yang tersimpan dalam buku. Generasi muda perlu diberi ruang untuk mengenal, memahami, dan merasakan secara langsung nilai-nilai budaya yang hidup di lingkungan mereka.

Semangat tersebut mendapat sambutan positif dari pihak SMP Negeri 17 Kota Tidore Kepulauan.

Kepala SMP Negeri 17 Kota Tidore Kepulauan, Usman Idris, menyatakan pihak sekolah siap mendukung pelaksanaan Sehari Mengabdi #3.

Ia mengapresiasi rencana kehadiran Sekolah Adat Dodara karena kegiatan tersebut dinilai dapat memperkaya pengalaman dan wawasan para siswa.

“Kami menyambut baik dan mendukung rencana pelaksanaan kegiatan Sehari Mengabdi #3 dari Sekolah Adat Dodara di SMP Negeri 17 Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan seperti ini tentu menjadi hal yang positif bagi para siswa, terutama dalam menambah wawasan, pengalaman, serta mengenalkan kembali budaya lokal, khususnya budaya Tidore,” ujar Usman.

Kegiatan Sehari Mengabdi #3 dijadwalkan berlangsung pada 16 November 2026.

Sebelumnya, Sekolah Adat Dodara telah melaksanakan program serupa di SD Negeri Talaga Puncak Kota Tidore Kepulauan dan SD Negeri Maregam, Kecamatan Tidore Selatan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Sekolah Adat Dodara untuk mendekatkan generasi muda dengan budaya daerahnya.

Di tengah perubahan zaman dan derasnya arus informasi, pengenalan budaya lokal kepada anak-anak dan pelajar menjadi bagian penting dalam menjaga agar pengetahuan tentang identitas dan warisan budaya Tidore tetap hidup dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Melalui ruang belajar yang lebih dekat dengan budaya dan lingkungan, Sekolah Adat Dodara ingin memastikan generasi muda tidak hanya tumbuh sebagai penerus zaman, tetapi juga tetap mengenal akar budaya Tidore yang menjadi bagian dari identitas mereka. (los)

Komentar